Kriteria Kolam Renang Anak Yang Aman

Kolam Renang Anak

Artikel kali ini akan mengulas tentang kriteria kolam renang anak yang aman. Kolam renang adalah sarana yang membuat anak-anak menjadi ceria. Kebanyakan anak-anak menyukai aktifitas berenang dan bermain dengan air. Itulah mengapa objek wisata air untuk anak biasanya selalu ramai, terutama ketika liburan sekolah dan week end.

Anda bisa mencoba untuk melatih anak berenang mulai dari usia 6 bulan ke atas. Untuk lebih aman dan nyaman dalam melakukan aktifitasnya, Anda bisa membelikan kolam renang anak.

Kolam renang anak bisa dibeli di toko maupun di online shop. Namun, pastikan Anda membeli kolam renang yang tepat, aman, dan nyaman untuk anak. Pastikan pula kolam tersebut dapat digunakan dalam waktu yang lama atau awet.

Ketika akan mengajak si kecil melakukan aktifitas di kolam renang anak, Anda harus memperhatikan persiapan terlebih dahulu. Persiapan pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan memperhatikan kesehatannya.

Jika kondisi fisik buah hati sedang tidak fit, misalnya saja sedang batuk, flu, maupun mencret, Anda bisa menunggu si kecil sampai benar-benar pulih. Setelah membaik, tunggulah hingga 10 hari sampai Anda yakin jika si kecil telah benar-benar siap untuk diajak berenang.

Hal berikutnya yang perlu Anda perhatikan adalah dengan mengenakan si kecil popok anti air. Si kecil memang belum bisa untuk menahan buang air kecil maupun buang air besar.

Untuk menghindari kotoran si kecil bercampur dengan air kolam renang, Anda bisa membelikan popok anti air. Dengan demikian, Anda bisa mengajak si kecil ke kolam renang anak tanpa harus khawatir kalau popok akan bocor.

Biasanya, orang tua akan memberikan anaknya makan terlebih dahulu sebelum berenang. Maka tunggulah hingga 1 jam terlebih dahulu sebelum memberikan waktu terbaiknya untuk berenang.

Anda juga harus senantiasa mengawasi anak disisinya atau memegangi dengan kuat jika usia anak masih bayi. Selain memperhatikan persiapan yang perlu dilakukan, Anda juga harus mengetahui kriteria kolam renang yang sehat dan aman untuk bayi.

Belikan kolam renang anak pribadi

Kolam renang anak pribadi yang biasanya dijual di toko-toko merupakan kriteria kolam renang yang direkomendasikan untuk anak-anak. Terlebih lagi bagi anak yang masih di bawah 6 bulan.

Alternatif lain yang lebih permanent yaitu, manfaatkan lahan sempit di rumah anda untuk dijadikan kolam renang khusus untuk anak.

Baca juga : Kiat Membuat Kolam Renang untuk Anak Di Lahan Sempit disini.

Usahakan dan pastikan Anda tidak membawa bayi di bawah 6 bulan untuk melakukan aktifitas renang di kolam renang umum. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan suhu air yang berada di kolam renang umum masih terlalu dingin bagi usia bayi yang masih kurang dari 6 bulan.

Untuk menjadi perhatian Anda bahwa suhu air yang baik untuk aktifitas berenang bayi adalah 32 derajat celcius. Jadi Anda bisa menyediakan air dengan suhu yang pas jika memiliki kolam renang sendiri. Angkat dan keringkan tubuh bayi jika Anda melihat ia mulai menggigil.

Perhatikan ketinggian air

Kriteria kolam renang anak yang direkomendasikan berikutnya adalah kolam yang memiliki ketinggian air tidak lebih dari pundak bayi. Air yang terlalu dalam atau yang terlalu cetek akan membuat bayi menjadi susah untuk bergerak.

Dengan demikian, usahakan untuk mengisi kolam renang dengan suhu yang pas, dengan kedalaman air yang pas pula untuk membuat bayi lebih mudah menggerakkan tubuhnya ketika berenang.

Jika bayi susah bergerak, aktifitas berenang akan dirasa sangat percuma. Tujuan berenang untuk bayi tidak lain adalah untuk membuat tubuh beraktifitas sehingga bisa belajar untuk menyeimbangkan tubuhnya.

Hindari mengajak berenang di kolam renang umum

Jika anak sudah mulai tumbuh besar dan bisa berjalan, mungkin akan terbesit di benak untuk mengajaknya berenang di kolam renang umum. Terlebih lagi bagi Anda yang tidak memiliki kolam renang pribadi di rumah.

Ukuran kolam renang anak tidak akan bisa menampung tubuh Anda dan buah hati untuk berenang bersama. Namun, coba bayangkan. Kolam renang umum memiliki tingkat kebersihan yang tidak bisa Anda bayangkan.

Terdapat banyak orang yang datang ke kolam renang umum yang Anda pun tidak mengetahui riwayat kesehatan dari masing-masing orang.

Bisa saja pengunjung lain memiliki penyakit tertentu. Anda juga tidak tahu apakah orang-orang yang berenang buang air kecil di kolam renang atau tidak. Sudah sangat jelas bahwa tingkat kebersihan air di kolam renang umum kurang.

Anak-anak pun belum bisa mengontrol kepala ketika melakukan aktifitas renang. Kepala anak mungkin saja akan seing masuk ke dalam air dan bisa meminum air di kolam renang tersebut Air yang tertelan bisa mengandung banyak kuman dan bakteri.

Hal tersebut akan berpengaruh pada kesehatan anak. Maka untuk meminimalisir kejadian itu, akan lebih baik jika anak tetap berenang di kolam renang anak di rumah dibandingkan di kolam renang umum.

Ketahui dampak klorin kolam renang untuk anak-anak

Hal ini juga merupakan sesuatu yang penting untuk Anda perhatikan sebelum Anda mengajak ke kolam renang umum. Air kolam renang di tempat umum tentu akan mengandung klorin.

Bahkan, klorin juga sering digunakan untuk air kolam renang dewasa di rumah. Namun, bagi usia anak-anak, hal terbaik adalah dengan menyediakannya kolam renang anak sampai menunggu usianya benar-benar siap diajak berenang di tempat umum.

Klorin merupakan salah satu zat yang bisa menyebabkan kulit si kecil iritasi. Kulit bayi memang masih sangat rentan dengan zat-zat seperti itu. Selain iritasi, klorin juga bisa menyebabkan kulit bayi menjadi kering. Anda harus segera memandikannya ketika mengajaknya berenang di tempat umum.

Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilihkan kolam renang anak yang aman. Kesimpulannya, akan lebih baik menggunakan kolam renang sendiri dibandingkan mengajak ke kolam renang umum.

Anda bisa mengontrol segala sesuatunya seperti air kolam renang yang bersih, suhunya yang pas untuk anak, maupun kedalaman yang aman untuk anak-anak. Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, maka anak-anak akan lebih nyaman dan menikmati aktifitas berenangnya tanpa harus takut terpapar kuman maupun zat kimia yang membuatnya iritasi setelah berenang.

Untuk membuat anak-anak lebih tertarik pada aktifias berenang, Anda bisa membelikan kolam renang anak dengan motif dan corak yang lucu. Usia anak-anak sangat senang dengan hal-hal yang unik dan berwarna-warni.

Selain itu, Anda bisa memilih dan membeli kolam renang yang movable dan mudah dibawa kemana-mana. Anda bisa memberikan waktu berenang yang berkualitas untuk anak dimana saja dan kapan saja dengan membawa kolam renang mungil tersebut.

Jika perlu, belikanlah bayi Anda pelampung yang memiliki bentuk lingkaran sehingga Anda akan lebih mudah ketika menjaga bayi saat berenang. Namun sekali lagi harus diperhatikan, meski sudah menggunakan pelampung, orang tua wajib memonitor sekaligus menjaga keselamatan anak ketika berenang.

Itulah beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum mengajak anak berenang, memilihkan kolam renang yang aman untuk anak, sekaligus mencarikan kolam renang anak yang menarik.

Semoga bermanfaat. 🙂

Sharing is caring!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *