6 Tips Aman Dalam Membeli Kolam Renang Bayi

Kolam Renang Bayi

Artikel kali ini akan mengulas tentang tips aman dalam membeli kolam renang bayi. Masih erat hubungannya dengan artikel sebelumnya yaitu tentang kriteria kolam renang anak yang aman untuk berenang.

Anda yang memiliki anak bayi pasti memiliki keinginan untuk mengajak si buah hati berenang. Berenang untuk bayi memiliki manfaat yang cukup banyak. Bayi akan mempunyai kemampuan untuk menjaga keseimbangan jika dibandingkan dengan bayi-bayi lainnya yang belum pernah/ tidak pernah diajak berenang.

Hal itu sudah dibuktikan dalam suatu penelitian di salah satu Universitas di Norwegia. Kegiatan berenang merupakan kegiatan yang menyenangkan bagi si kecil. Untuk bisa mengajak si kecil berenang sesering mungkin, Anda dapat memilih kolam renang bayi pribadi di rumah. Dengan demikian, Anda tidak perlu untuk membawa si kecil ke kolam spa bayi atau pun kolam anak-anak di tempat umum.

Sebenarnya, bayi sudah bisa diajak untuk melakukan aktifitas berenang semenjak lahir. Anda tidak perlu menunggu waktu yang lama untuk mengajak berenang, contohnya saja menunggu setelah imunisasi atau hal lainnya. Namun, Anda harus mengetahui bahwa waktu terbaik yang bisa Anda gunakan untuk mengajak si kecil berenang adalah ketika usianya menginjak 6 bulan ke atas.

Pada usia tersebut, bayi sudah bisa berinteraksi dengan hal-hal di sekelilingnya dan sudah bisa menunjukkan keceriaannya saat bermain air di kolam renang bayi. Anda dapat memilih kolam renang yang tepat untuk bayi. Kolam renang untuk bayi sendiri bukan seperti kolam renang yang cukup besar seperti kolam renang pada umumnya.

Ada banyak hal yang harus diperhatikan ketika memilih kolam renang bayi. Usia bayi atau anak-anak merupakan usia yang masih rentan terhadap virus dan bakteri. Usia bayi juga belum mengenal hal yang aman dan tidak aman untuk dilakukan. Sebagai orang tua, Anda harus benar-benar memperhatikan kesehatan dan keselamatan bayi saat melakukan aktifitas renang.

Anda bisa memberikan kolam renang move-able atau kolam renang mini dan sederhana yang praktis dijadikan sebagai kolam renang belajar untuk bayi atau anak-anak. Kolam renang jenis ini banyak dijual secara online.

Anda perlu memperhatikan beberapa kriteria kolam renang untuk anak agar tidak salah beli.

Inilah 6 Tips / cara tepat yang harus Anda lakukan dalam memilih kolam renang untuk bayi.

  • Bahan Kolam Renang Bayi yang Kuat dan Tidak Cepat Bocor

Memilih kolam renang bayi yang tepat akan membuat bayi Anda berenang dengan lebih ceria dan aman. Terdapat beberapa kriteria yang perlu Anda perhatikan dalam memilih kolam renang untuk bayi.

Pertama, Anda harus memilih kolam renang dengan bahan dasar yang kuat. Biasanya, kolam renang untuk bayi terbuat dari bahan karet. Anda bisa memilih bahan karet yang kuat dan tidak mudah bocor.

Hal tersebut akan memudahkan Anda dalam mengisi air ke kolam renang. Kolam renang yang kuat mampu menopang air dan bayi ketika berada di dalamnya, sehingga bayi akan lebih aman ketika berenang. Jadi, janganlah terpaku hanya karena harganya yang murah.

Namun jika dirumah anda sudah terdapat kolam renang permanen segala saran diatas perlu anda abaikan. Karena anda bisa memanfaatkan kolam renang permanent tersebut untuk kegiatan berenang seluruh anggota keluarga termasuk anak-anak dan bayi.

  • Pilihlah Kolam Renang Bayi Sesuai Ukuran Tubuh Bayi

Cara kedua dalam memilih kolam renang bayi yang tepat dan aman adalah memilihkan ukuran yang mini atau ukuran yang kecil sesuai dengan ukuran tubuh bayi. Pertimbangkan dari segi kedalaman air maupun diameter kolam. Air yang terlalu dalam dan diameter yang terlalu lebar justru tidak aman untuk bayi Anda.

Anda akan merasa susah dan kerepotan ketika membantu bayi dalam aktifitas renangnya. Dengan menggunakan kolam renang yang berukuran mini, maka Anda akan mudah dalam menjangkau bayi ketika berenang. Jadi, mau dimanapun posisi bayi berada ketika berenang akan mudah terjangkau oleh tangan Anda.

  • Pilih Bentuk Kolam Renang Bayi yang Tepat

Terdapat banyak bentuk kolam renang bayi yang bisa Anda pilih. Namun, salah satu bentuk kolam renang untuk anak yang tepat dan direkomendasikan adalah bentuk lingkaran. Kolam renang yang berbentuk lingkaran akan membuat Anda lebih mudah menjangkau posisi bayi ketika berenang.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa kolam renang yang paling baik untuk bayi adalah kolam renang yang aman untuk bayi itu sendiri. Jika Anda memilih bentuk yang bagus saja tanpa mempertimbangkan hal tersebut, maka Anda akan susah sendiri ketika menjaga si kecil berenang.

  • Perhatikan Kemasan dan Saluran Pompa Udara Kolam Renang Bayi

Pada umumnya, kolam renang bayi terbuat dari bahan plastik dan move-able. Anda bisa melipatnya kembali ketika selesai digunakan dan mengisi dengan udara kembali ketika akan digunakan. Dengan demikian, Anda harus memperhatikan saluran pada pompa udara.

Pilihlah kolam dengan saluran pompa udara yang mudah dibuka atau pun ditutup. Selain itu,  Anda juga bisa memilih kemasan kolam renang bayi yang memiliki tempat khusus untuk membungkusnya.

Jadi, Anda akan lebih mudah untuk melakukan penyimpanan kembali setelah selesai digunakan. Kolam renang pun akan tetap terjaga kebersihannya karena tersimpan di wadah yang tertutup.

  • Pilihlah Supplier Kolam Renang Bayi yang Terpercaya

Banyak orang tua yang lebih memilih untuk membelikan kolam renang bayi secara online dibandingkan membelinya langsung di toko. Anda harus memiliki sumber yang aman dan terpercaya ketika ingin membelinya secara online. Tanyakan kepada teman atau kerabat yang lebih berpengalaman dalam membeli kolam renang anak.

Jadi, jangan terburu-buru ketika membelinya. Hal berikutnya yang harus Anda perhatikan adalah jangan tergiur dengan harga yang murah. Harga yang ditawarkan tentu akan menunjukkan kualitas dari kolam renang tersebut. Harga yang murah tidak dapat dijadikan sebagai patokan bahwa kolam renang yang ditawarkan tersebut berkualitas.

  • Cek Saluran Pembuangan Pada Kolam Renang Bayi

Cara terakhir dalam memilih kolam renang bayi untuk si kecil di rumah adalah dengan memperhatikan sistem pembuangan air dari kolam tersebut. Kolam renang bayi yang baik dan berkualitas adalah kolam renang yang memiliki sistem pembuangan air yang bagus.

Dengan demikian, Anda akan lebih mudah untuk membuang air kolam setelah selesai digunakan. Air dapat keluar melalui sistem pembuangan dengan lancar sampai benar-benar habis.

Jika pembuangan terhambat dan air masih tersisa, hal ini memungkinkan air tersebut akan menjadi bau ketika diisi kembali untuk aktifitas berenang yang selanjutnya. Jadi, sistem pembuangan air memang harus diperhatikan dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkan kolam renang yang aman dan bersih untuk buah hati.

Itulah beberapa kriteria yang tepat dalam memilih dan membeli kolam renang bayi untuk buah hati Anda. Jika Anda bisa memilih kriteria kolam renang yang tepat, Anda akan mendapatkan kolam renang yang aman, sehat, dan tahan lama. Dengan demikian, bayi atau anak-anak dapat menikmati bermain sambil belajar berenang dengan waktu yang lama.

Untuk masalah harga, harga kolam yang awet dengan bahan yang berkualitas memang lebih disarankan dibandingkan hanya memilih harga yang murah saja dengan penggunaan dalam waktu yang sebentar.

Jika anda ingin membuatkan kolam renang permanen menggunakan beton, sebaikanya anda berkonsultasi dengan kontraktor khusus pembuat kolam renang terlebih dahulu.

Hal ini perlu dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan kolam renang anda dari mulai perencanaan, pembangunan hingga perawatan dan bahkan mungkin bisa hingga perencanaan renovasi kolam renang tersebut.

Kenalkan bayi Anda dengan aktifitas renang agar lebih terbiasa untuk melakukan aktifitas fisik sedari masih kecil. Badan pun akan menjadi lebih sehata dan segar, dan akan terhindar dari berat badan berlebih atau obesitas.

Sharing is caring!


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.